1491029255147
Drama Kendeng Tak Kunjung Rampung
April 1, 2017
1493350485764
Sebuah Analogi Bodoh?
April 28, 2017
Show all

Hebatnya Papa Ravik

1493350459583

 

            Menjadi mahasiswa Universitas Sebelas Maret adalah sebuah kebanggan tersendiri bagi saya, terletak sebuah kota aman, damai, bersih yang bernama Surakarta menjadi tambahan suguhan yang sesal apabila tidak disyukuri, Kota ini katanya semakin maju dengan setelah ditinggalkan oleh Walikotanya yang dulu, kini semuanya lebih terukur dan teruji terbukti dengan banyaknya investasi gedung pencakar langit yang menjamur di tanah bengawan ini. Balik lagi dengan kebanggaan saya dengan Kampus Telur Asin ini.

Minggu lalu rasanya kebanggaan ini semakin menjadi-jadi ketika aku menyempatkan sejenak waktuku untuk mengunjungi, lorong memoar dari kampus kebanggan yang tersedia lantai tujuh perpustakaan uns nan megah dengan fasilitas yang menunjang kebutuhan sebagai cendekia, disana aku disuguhkan dengan pemandagan lampau mengenai terbentuknya kampus hijau nomor 5 di Indonesia, sungguh membuat merinding bulu kudu ini ketika melihat para transformator perubahan yang memberanikan diri untuk menyatukan berbagai universitas swasta yang kemudian diajukan menjadikan sebuah kampus negeri yang saat itu memang sedang menjadi trend. Ditengah masih asik mengamati keindahan yang disuguhkan hati ini terteguh dengan pajangan sebuah foto besar dengan tampangan wajah jelas dari sebuah sosok paling berpengaruh pada kampus kebanggaanku ini.

Bapak Ravik Karsidi adalah sosok yang ada dalam foto tersebut, Beliau merupakan pemimpin hebat setelah berhasil membawa UNS menjadi salah satu universitas klaster satu di Indonesia, kini beliau kembali unjuk gigi dengan menggagas pembentukan sebuah tempat renungan lampau yang dinamakan dengan Museum UNS, Museum UNS memang menawarkan rangkaian indah sebuah universitas megah, hebat, nan hijau yang dinamakan dengan UNS, yang semakin menunjukan kehebatannya adalah foto penggagas museum terpapamg besar melebihi foto dari jajaran rector yang pernah memimpin di UNS, melhat ini hati ini benar-benar terteguh dan menambah perenungan yang kemudian muncul menjadi sebuah pertannyaan, “Sungguh hebat Bapak ini dia berhasil melakukan banyak hal”

Kehebatan Pak Ravik sungguh benar-benar diluar perkiraan, ketika Universitas lain sedang terbingung bagaimana mencipatakan sebuah formulasi strategis untuk mendongkrak kinerja dan produktivitas civitas akademikanya, UNS melalui visi percepatan Internasionalisasinya mampu menyuguhkan perubahan pada budaya kerja yang patut untuk diacungi jempol, perbaikan mutu kualitas Pendidikan kini juga dibarengi dengan mutu fasilitas penunjang Pendidikan yang sangat lengkap sehingga setiap pengguna layanan Pendidikan terutama mahasiswa yang bisa menambah semangat dalam berkarya, salah contoh kecilnya adalah pusat literasi, perpustakaan yang dimiliki UNS menyediakan berbagai buku lengkap, sehingga mahasiswa dengan mudah untuk melakukan akses informasi yang dibutuhkan ketika melakukan aktivitas produksi akademika.

Berbagai persiapan peningkata produktivitas dilakukan oleh UNS demi terwujudnya sebuah standar kelas dunia (world class university) .yang dimana standar tersebut merupakan standar yang diagungkan serta diwujudkan oleh seluruh perguruan tinggi dunia, selain itu dibawah kepemimpinan hebat Bapak Ravik, UNS juga mulai berbenah diri didalam melakukan tata kelola pendidikannya, dengan tujuan akhir berbasis badan hukum, UNS akan mandiri secara keuangan sehingga kemajuan dari UNS akan semakin mendunia dan terlepas dari belenggu iuran kuliah tunggal, yang semakin lama akan semakin murah pastinya.

Setelah berbicara dengan mutu produktivitas Pendidikan, kini beranjak membahas mengenai program pengabdian masyarakat yang dimiliki oleh Pak Ravik, Pak Ravik dengan berbagai kebijakan pengabdian sudah berhasil mengamalkan salah satu inti dharma perguruan tinggi, lingkungan sekitar UNS merasa terbantu dengan adanya perguruan tinggi, saat ini masyarakat sekitar UNS dapat dikatakan sejahtera, permasalahan kemiskinan bukan lagi menjadi rona wajah masyarakat sekitar, jangan pernah ditanya perkancahan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh civitas akademika UNS di lingkup regional maupun nasional, semua telah dilakukan sehingga pengabdian kepada masyarakat bagi UNS bukan sekedar gembar-gembor wacana namun sudah menjadi fakta lelaku. Sekali lagi hal ini dilakukan oleh kehebatan Bapak Ravik Karsidi.

Membahas kehebatan Bapak Ravik Karsidi memang tidak pernah ada habisnya, berbagai terobosan sudah dilakukan demi meningkatkan mutu dari UNS, cerita hanya menggambarkan sedikit irisan dari bongkahan besar kehebatan yang berhasil beliau torehkan, rasanya pikir ini akan semakin kagum dengan berbagai pencapaian yang sudah dilakukan, hati ini semakin mantap, bahwa berkuliah di UNS adalah salah satu kondisi ideal untuk meningkatkan daya kritis kita akan berbagai permasalahan sosial, semoga hati ini akan terus dan semakin bangga dengan Universitas Sebelas Maret terutama dibawah kepemimpinan dari Ravik Karsidi, terimakasih Bapak Ravik Karsidi engkau memang idola.

Apakah anda sangsi dengan tulisan ini pembaca, ya memang ini adalah tulisan yang tidak sesuai dengan keadaanya alias Paradoks, Tulisan ini hanya bersifat menghibur dan berbagai fakta yang tergambar hanyalah fiktif belaka. Namun mari berterimakasih kepada Bapak Ravik Karsidi, dari belaiu kita belajar untuk tahu akan apa itu sebuah tindak kritik, apa itu sebuah kebijakan yang rasanya seperti politik mercusuar jamannya Soekarno, pelajaran ini adalah hal khusus, jarang didapatkan jika kita belajar ditempat lain, terimakasih bapak di UNS kebanggaanku masih proses dalam pencarian jatidiri

Mahardhika Mulya Adi Pamungkas

­nulisnya sambil ngigo!!!

 

 

 

bem
bem